KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
245. Benediktus XIII (1724-1730)
Benediktus lahir di Gravina pada 2 Februari 1649 dengan nama Pietro Francesco Orsini. Terpilih menjadi paus pada 29 Mei 1724 pada usia 75 tahun. Melepaskan seluruh hak dan harta warisannya untuk menjadi biarawan Dominikan. Ia adalah pengkotbah ulung, diangkat menjadi cardinal pada usia 23 tahun. Ia menerima pemilihannya di luar “kaul ketaatan”, melanjutkan untuk mengenakan pakaian kebiaraannya dan melaksanakan kebiasaan-kebiasaan di biaranya. Yang paling menarik baginya adalah pelayanan spiritualnya. Nyatanya, ia menghabiskan waktunya demi terlaksananya upacara-upacara suci dan kegiatan-kegiatan pastoral, juga segala hal mengenai kehidupan para klerus yang ia tangani. Tetapi hal-hal yang berkaitan dengan politik dan administrasi kantor, ia lihat sebagai batu sandungan. Oleh karena itu, ia mempercayakan pemerintahan duniawi gereja kepada Kardinal Nikolas Coscia yang ia beri kepercayaan besar, kepercayaan yang cardinal sendiri tidak sanggupi. Cardinal Coscia memberlakukan hukum yang sangat keras agar para klerus bertindak sejauh mungkin untuk memenjarakan para pembangkang, sehingga dalam hal ini para sahabatnya dapat berbuat seenaknya dan memperkaya diri mereka dengan sembunyi-sembunyi. Benediktus menegaskan larangan terhadap doktrin Jansenisme dan paus melihat hal itu musnah. Ia mencanangkan tahun 1725 sebagai Tahun Suci. Benediktus wafat pada 21 Februari 1730.
|